HASIL Liga Inggris, Gol Penalti Barnes Tumbangkan Liverpool, Keangkeran Stadion Anfield Ambyar

HASIL Liga Inggris, Gol Penalti Barnes Tumbangkan Liverpool, Keangkeran Stadion Anfield Ambyar

admin January 21, 2021

Keangkeran Stadion Anfield akhirnya musnah setelah Burnley berhasil mengalahkan Liverpool dalam laga lanjutan Liga Inggris, Jumat (22/1/2021) dinihari tadi. Berlangsung di Stadion Anfield, Liverpool harus mengakui keunggulan Burnley dengan skor satu gol tanpa balas. Gol penalti Barnes menjadi dalang utama kekalahan Liverpool dalam laga kali ini, The Reds akhirnya harus menelan kekalahan ketiga musim ini.

Yang lebih menyakitkan adalah kekalahan yang diderita Liverpool harus terjadi di Stadion Anfield, markas kebangaan pasukan Jurgen Klopp. Kekalahan ini terasa menyesakan mengingat sudah sejak April 2017 lamanya tidak ada satu pun tim yang mampu mengalahkan Liverpool di Stadion Anfield. Setelah 68 laga tak terkalahkan di kandang akhirnya rekor itu buyar di tangan Burnley asuhan Sean Dyche.

Liverpool yang bermain tanpa Salah dan Firmino sejak menit awal mengandalkan Shaqiri dan Mane dalam urusan menyerang pada awal laga kali ini. Shaqiri mencoba menciptakan peluang dengan melepaskan umpan silang. Bola umpan Shaqiri sebenarnya mampu mengarah kepada Fabinho namun pemain Brasil itu kurang sigap dalam menyambut bola tersebut.

Kubu tim tamu masih harus dipaksa meladeni serangan Liverpool yang cukup agresif pada lima menit pembuka. Burnley mendapatkan peluang pertamanya setelah Barney lolos dari jebakan offside tim tuan rumah. Hanya saja keputusan yang terlalu lama diambil Barnes membuat lini pertahanan Liverpool bisa leih cepat turun guna mencegah ancaman tersebut.

Saling jual beli serangan mewarnai laga kali ini, Burnley mencoba lebih bersabar dalam membangun serangan. Shaqiri mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan jauh yang masih melebar tipis di sisi kiri gawang Burnley. Tak berselang lama hal yang sama dilakukan Chamberlain yang menembak dari jarah jauh.

Namun bola sepakan mantan pemain Arsenal itu berhasil diamankan Nick Pope. Serangan Liverpool terlihat masih belum mengancam dan mampu dipatahkan dengan baik lini pertahanan Burnley. Sementara itu, duet kokoh Fabinho dan Matip membuat penyerang Burnley terlihat terisolir dalam laga ini.

Peluang emas didapatkan Liverpool ketika Origi lolos dari jebakan offside. Ketika tinggal berhadapan satu dengan satu dengan Pope. Tendangan Origi malah menerpa mistar gawang Burnley sehingga Liverpool gagal mencetak gol pembuka.

Babak pertama pun ditutup dengan skor tanpa gol oleh kedua tim. Babak kedua dimulai, Pope melakukan penyelamatan gemilang setelah menghalau sepakan dari Arnold di luar kotak penalti. Setelah sepuluh menit berlangsung pada babak kedua, Liverpool masih belum menciptakan gol pemecah kebuntuan.

Jurgen Klopp akhirnya memutuskan memasukkan Mohamed Salah dan Roberto Firmino secara bersamaan pada menit 56. Keduanya menggantikan Divock Origi dan Oxlade Chamberlain yang tampil kurang mengesankan pada laga ini. Tiga menit setelah masuk, Salah mendapatkan peluang emas untuk sekedar mencetak gol.

Setelah Wijnaldum melakukan akselerasi luar biasa dari belakang, ia memberikan umpan kepada Salah yang terlihat memiliki ruang kosong. Hanya saja ketika Salah melepaskan tembakan, Pope melakukan penyelamatan krusial terhadap tendangan pemain Timnas Mesir tersebut. Serangan demi serangan terus dilakukan Liverpool untuk bisa memecah kebuntuan.

Gantian Mane yang gagal memanfaatkan umpan tarik dari Salah, tendangan pemain Senegal itu masih melambung di atas gawang tim tamu. Burnley yang terus keserang justru akhirnya mendapatkan kesempatan mencetak gol. Tepat pada menit 82, Alisson menjatuhkan Barnes di kotak penalti.

Wasit pun tak segan menunjuk titik penalti dan Barnes berhasil membobol gawang tuan rumah. Liverpool harus bisa mengejar ketertinggalan agar bisa mempertahankan keangkeran Anfield yang telah bertahan kurang lebih tiga tahun. Waktu babak kedua habis, Liverpool kalah dari Burnley dengan skor satu gol tanpa balas di kandang sendiri.

Alisson; Robertson, Matip, Fabinho, Alexander Arnold; Oxlade Chamberlain, Wijnaldum, Thiago; Mané, Origi, Shaqiri. Pope; C Taylor, Mee, Tarkowski, Lowton; Brady, Westwood, Brownhill, McNeil; Wood, A Barnes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *